Jumat, 29 Januari 2010

pangeran baru di Mp Jawa


Tahun 2003 silam, Trijaya Racing Team (TRT) hanya tim privateer biasa-biasa saja. Balap utama di arena kejurda dan klub event wilayah Jawa Barat, sambil sesekali turun di kejurnas. Pembalapnya masih cabutan dan ketenarannya masih di bawah puluhan tim besar yang lebih dulu merajai nasional.

Tapi 2007, TRT mulai diperhitungkan. Bahkan, tim asal Bandung itu berubah jadi bayi ajaib. TRT yang mendominasi kejurnas region Jawa di era 2008. Denny Triyugo melambung juara region dua atau Jawa. Haris Sakti alias Mlethis naik pamor jadi mekanik papan atas.

Rudy Hadinata, bujang pemilik bengkel Trijaya Motor, Bandung, memulainya dengan satu tekad. "Saya suka balap. Makanya ingin membentuk tim yang tangguh. Tapi semuanya dimulai dari bawah," tegas pria gondrong yang rambutnya dicat emas itu.
3843hal22_timtrijaya_gt2.jpg
Pendeknya yang masih banyak cerita, TRT berkilau di 2007. Saat itu, Rudy mulai ketemu dengan Haris Sakti alias Mlethis, mekanik muda berbakat yang sedang berusaha nongol ke arena balap. "Saat itu, Irvan Chupenk gabung dengan tim. Turun di kejurda dan klub event di Jabar. Juga turun di OMR Yamaha dan U Mild series," ingat cowok jangkung itu.

Usaha sungguh-sungguh dari tim privateer ini membuahkan hasil. Di 2007, Irvan Chupenk peringkat lima di OMR Yamaha dan peringkat tiga di U Mild series. "Kalau di kejurda Jabar jadi juara. Demikian juga di Gubernur Jabar Cup kita bisa menang," kenang pria bertubuh tinggi ramping ini.

Yamaha mencium potensi itu. Maka, 2008, TRT mulai dikontrak untuk turun di kejurnas, terutama MotoPrix (MP). Rudy mengontrak Anggi Permana, pemula potensial asal Tasikmalaya. Sedangkan untuk seeded, Rudy gaet Denny Triyugo, pembalap Jawa Timur yang sebelumnya hanya tenar di Jatim.

Masa keemasan langsung direngkuh di tahun pertama jadi tim pabrikan. Denny mendominasi kejurnas region Jawa. Anggi juga jadi kekuatan di kelas pemula.

Hasil gemilang itu membuat tim yang punya warna khas merah itu dirangkul Yamaha di tahun kedua. Termasuk digandeng Yamalube dan FDR. "Untuk seeded, karena Denny naik ke IndoPrix, saya pakai Gilang Pranata Sukma. Anggi tetap kami andalkan di pemula di 2009," papar Rudy dengan gaya bicaranya yang khas.

Memang tahun kedua tidak menghasilkan juara nasional di kejurnas. Kedua pembalap Trijaya itu ada di peringkat dua dan tiga region Jawa. "Anggi kehilangan satu seri kejurnas karena bentrok dengan keikutsertaannya di balap Asia. Hasilnya peringkat 3 di MP4 sudah maksimal saya kira," alasannya.

Tapi toh, TRT bikin sukses Anggi naik seeded di 2009. Demikian pula Gilang Pranata Sukma yang masuk ke jajaran pembalap IP, karena jadi runner up di MP2.

"Sesuai komitmen dan kemampuan untuk bertahan di MP, maka komposisi pembalap pada 2010 juga berubah lagi," lanjut Rudy yang gemar mancing ikan ini.

Anggi yang naik seeded diandalkan meneruskan tradisi dominasi di MP region Jawa. Sedang untuk pemula, mereka rengkuh M Zaqi, pemula 15 tahun yang berbakat, asal Bondowoso. "Harapannya, tradisi kemenangan kami akan kembali terulang. Anggi akan jadi seeded yang andal dan Zaqi bakal jadi pemula potensial," yakin Rudy.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar